Laporan Praktikum Biokimia "Protein dan asam amino"

LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA "PROTEIN DAN ASAM AMINO"


PENDAHULUAN



Latar Belakang


Biokimia adalah suatu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang proses kimia atau reaksi kimia yang terjadi di dalam zat hidup (sel hidup, makhluk hidup), baik itu mokroorganisme, tanaman, invertebrata avertebrata, hewan menyusui dan manusia. Dalam hal ini, dapat kita ketahui bagaimana kumpulan zat hidup bercampur atau bereaksi menghasilkan zat. yang disebut dengan zat hidup. Dan peranan biokimia ini adalah sebagai dasar pengembangan pengetahuan dasar kedokteran, pertanian, peternakan, biologi, mikrobiologi, dan yang lainnya, yang erat hubungannya.
Protein merupakan makromolekul terbanyak yang dapat ditemui dalam sel hidup, yang merupakan komponen penting dan utama untuk sel hewan dan sel manusia. Protein dapat diisolasi dari seluruh sel ke bagian sel. Dalam hal ini, protein mempunyai peranan penting dalam biologi yang sangat penting, sebagai zat pembenfuk, transport, katalisataor reaksi kimia, hormon, racun, dan yang lainnya. Protein ini mempunyai empat fungsi utamanya yaitu untuk memperbaiki jaringan yang rusak untuk pertumbuhan jaringan baru, sebagai enzim, dan sebagai hormone.
Asam amino merupakan senyawa organik yang mengandung gugus amino dan karboksil. Alam amino umumnya mudah larut dalam air, dan hanya sedikit atau bahkan tidak larut dalam pelarut organik, dan titik leburnya sangat tinggi Asam amino dibebaskan dari ikatan peptida pada hidrolisi enzim (protease) atau asam, dan asam amino dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dengan cara kromatografi. Semua asam amino mengandung gugus fungsional yang dapat bekerja sebagai asam atau basa tergantung pada pH lingkungan. Dalam protein terdapat proses denaturasi yang berkaitan dengan tergantungnya ikatan atau interaksi kimiawi antar molekul.

Tujuan dan Manfaat
Adapun tujuan dilaksanakan praktikum Biokimia Dasar ini adalah supaya mahasiswa mengetahui kegunaan dari protein dan asam amino. kelarutan asam amino yang bertujuan untuk melihat daya larut berbagai asam amino dalam pelarut. Pelarut yang berbeda, uji ninhidrin yang bertujuan untuk mengidentifikasi asam α-amino Kemudian untuk mengenal reaksi-reaksi kimia yang terjadi dan bagain- bagian zat yang berguna dan yang tidak berguna untuk dipergunakan. Dan juga untuk mengaplikasikan dari teori- teori yang sudah didapatkan atau dipelajari.
Manfaat yang diperoleh dari praktikum ini adalah mahasiswa menjadi tau tentang protein dan asam amino. Dengan adanya praktikum ini, mahasiswa dapat menambah pengetahuannya. Dan hal ini sangat berguna bagi mahasiswa.


MATERI DAN METODA

Waktu dan Tempat

            Adapun waktu dan tempat Praktikum Biokimia Dasar ini mengenai protein dan asam amino, dilaksanakan mulai tanggal 25 Maret 2013 pukul 12.00 WIB s/d selesai, yang bertempat di Laboratorium Biokimia ( MIPA )  Universitas Jambi. 

Materi

     Adapun alat dan bahan yang digunakan pada praktikum biokimia dasar ini adalah HCl 0,1 N, NaOH 0,1 N, etanol, kloroform, asam- asam amino (glisin, lisin, glutamat, dan alanin masing- masing 30 gram), asam amino (tirosin, histidin, arginin, dan tritofan masing-masing 1 gram/ liter ), larutan Ninhidrin sebanyak 2 gram/ liter, asam sulfat 10 gram/ liter, HCL 1 N, NaNO3 50 gram/ liter, NaCO: l0 grarn/ liter, es batu, asam- asam amino sampel (glisin, tirosin, histidin, arginin, dan triptofan masing- masing 3 ml), Fenol l0 tetes, NaNO 3  10 tetes, pereaksi millon 10 tetes, air, larutan aquades, larutan monosakarida, ragi (yeast), NaOH, iarutan iod 5 mmol/ liter, selulosa 10 ml, glikogen, pati, larutan inulin 200 ml, larutan asam sulfat pekat l0 tetes, alfanaftol l0 tetes, asam amino polisakarida (fruktosa dan glukosa), sari jeruk, sari tebu, sari nanas, sari ubi kayu, air cucian beras, asam-asam lemak (butirat, stearat, dan asam oleat), lemak dan minyak (lard, butter, margarin, olive, keju), fosfolipida (lesitin telur), kolesterol (santan kelapa), pelarut (aseton, alkohol, kloroform, dan eter), minyak parafin, minyak kelapa,HCl encer, soda botol, buah pepaya muda, lesitin telur
ayam, dan krim santan kelapa. 
Adapun alat yang digunakan pada praktikum tersebut adalah tabung reaksi, beker glass, batang pengaduk, pipet tetes, gelas ukur, erlenmeyer, penjepit tabung reaksi, penangas air, spritus (pembakar), tabung fermentasi (peragian),  kertas saring, pipet pengencer, neraca analitik, tissue. Kelarutan asam amino,alat dan bahan  yang digunakan adalah Tabung reaksi,beker glass,batang pengaduk.Sedangkan bahan yang digunakan HCL, NaOH, Etanol, Kloroform, dan Asam amino.

Metoda

Protein dan Asam Amino

Kelarutan Asam Amino cara kerjanya yaitu : Siapkan 5 buah tabung reaksi yang di isi dengan pelarut : HCL, NaOH, etanol, klorofrom dan air (masing- masing 3 ml). Larutkan 0,5 gram asam amino ke dalam masing-masing pelarut tersebu gunakan pengaduk bila pertu, catat bagaimana hasilnya dan simpulkan hasil pengamatan tersebut.

Uji Ninhidrin

Adapun cara kerja pada praktikum Uji Ninhidrin ini adalah : masukan 2ml asam amino yang akan diidentifikasi ke dalam tabung reaksi dengan pH netral, setelah itu tambahkan pereaksi dengan pH netral, lalu tambahkan pereaksi ninhidrin kemudian didihkan selama 2 menit diatas spiritus, kemudian amati warna yang terjadi dari hasil reaksi lalu simpulkan hasil pengamatan tersebut.


Download Dokumen ini dengan klik DISINI ....

ViewCloseComments